Perbedaan Saringan Knalpot Full dan Setengah (Suara & Harga)

Amrizal Tanjung Cemerlang

perbedaan saringan knalpot full dan setengah

Melakukan modifikasi motor memang jadi salah satu kegiatan menarik bagi banyak pihak. Tentu saja dalam prosedur tersebut, knalpot kerap jadi salah satu komponen yang dijadikan objek penggantiannya.

Menariknya, para mekanik akan menawarkan pemasangan knalpot menggunakan saringan full atau setengah. Apabila baru pertama kali melakukan modifikasi, tentu saja sebagian pihak akan merasa bingung sendiri. Itulah mengapa muncul pertanyaan tentang perbedaan saringan knalpot full dan setengah.

Tentu sebagai pemilik kendaraan yang ingin melakukan modifikasi, Sobat Jaslan harus tahu mengenai perbedaan saringan knalpot full dan setengah. Pasalnya pemilihan tersebut akan berpengaruh pada pengelaman selama mengendarai motor.

Lantas, apa saja perbedaan saringan knalpot full dan setengah? Kemudian, apa yang akan terjadi ketika saringan knalpot tersebut dilepas? Tentu saja semua informasi tadi terus berputar di benak para pemilik motor. Daripada penasaran, silahkan Sobat Jaslan simak pembahasan saringan knalpot di bawah ini.

Jenis Saringan Knalpot

Pemasangan knalpot di suatu unit sepeda motor memang memiliki peran sangat penting. Pasalnya komponen ini merupakan saluran pembuangan gas selama unit motor dikendarai. Namun, ternyata penggunaan knalpot memiliki dampak tersendiri.

Guna meredam dampak penggunaan suatu knalpot, maka dipasanglah saringan di bagian dalam komponennya. Saringan inilah yang kemudian terbagi menjadi beberapa opsi baik full maupun setengah. Jadi sebelum tahu tentang perbedaan keduanya, Sobat Jaslan harus memahami masing-masing definisinya.

Supaya dapat dijadikan sebagai gambaran bersama, berikut merupakan penjelasan mengenai jenis saringan knalpot.

1. Saringan Knalpot Full

1. Saringan Knalpot Full
Source: shopee.co.id

Saringan Knalpot Full merupakan suatu komponen motor yang digunakan untuk meredam suara maupun menyaring gas pembuangan dari lubang knalpot secara penuh. Biasanya komponen tersebut terbuat dari bahan tahan suhu tinggi sehingga tidak mudah rusak ketika digunakan.

2. Saringan Knalpot Setengah

2. Saringan Knalpot Setengah
Source: shopee.co.id

Saringan Knalpot Setengah merupakan suatu komponen motor yang digunakan untuk meredam sebagian suara maupun menyaring gas buang. Secara fisik, saringan ini hanya menutup setengah permukaan yang umumnya berbentuk tabung.

Setelah tahu tentang definisi dari masing-masing komponen saringan knalpot, setidaknya Sobat Jaslan tahu gambarannya secara singkat. Tentu saja hal di atas belum dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam memilih. Itulah mengapa perbedaan kedua jenis saringan knalpot harus diketahui.

Perbedaan Saringan Knalpot Full dan Setengah

Sebelumnya sudah dijelaskan apabila pemasangan suatu komponen knalpot akan melibatkan penggunaan saringan. Namun karena tersedianya pilihan jenis saringan knalpot, terkadang para pemilik kendaraan dibuat bingung sendiri untuk memutuskannya.

Tentu sebagai seorang pemilik kendaraan, Sobat Jaslan membutuhkan beberapa pembahasan yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan. Daripada penasaran, berikut merupakan beberapa poin perbedaan saringan knalpot full dan setengah.

1. Efektivitas Penyaringan

Perbedaan pertama di antara kedua jenis saringan knalpot dilihat dari segi tingkat efektivitasnya dalam menyaring gas buang. Khusus saringan knalpot full, kemampuan menyaring gas buang di suatu unit motor tentu saja jauh lebih optimal. Pasalnya setiap bagian dalam komponen tertutupi oleh saringan tersebut.

Sebaliknya ketika menggunakan saringan knalpot setengah, maka secara otomatis proses penyaringan gas buang kurang optimal. Pasalnya separuh komponen bagian dalam tidak bisa menyaring sehingga berpengaruh pada hasil pembakaran mesin.

2. Suara

Perbedaan selanjutnya ditinjau melalui suara dari kedua jenis saringan knalpot. Hal tersebut terjadi lantaran ketika udara bercampur dengan bahan bakar di ruang pembakaran, maka timbul suara ledakan sehingga cukup bising untuk didengarkan.

Menariknya, kedua jenis saringan knalpot berfungsi meredam suara bising tersebut. Namun, saringan knalpot full cenderung efektif meredam suara bising sehingga terdengar halus ketika didengarkan. Sebaliknya, penggunaan saringan knalpot setengah justru mampu meredam tetapi hasil suaranya masih lumayan kasar.

3. Pengaruh Performa

Perbedaan berikutnya terkait kedua jenis saringan knalpot dilihat melalui sisi performanya. Berhubung saringan knalpot full efektif mengeluarkan gas buang, maka secara otomatis performanya jauh lebih baik. Sebaliknya, penggunaan saringan knalpot setengah, sedikit banyak justru berpengaruh ke penurunan performa.

4. Perlindungan Mesin

Apabila ditinjau dampak penggunaan saringan knalpot terhadap perlindungan mesin, maka terdapat beberapa perbedaan. Namun, baik saringan knalpot full maupun setengah ini memiliki sisi positif dan negatif. Jadi Sobat Jaslan harus memahami informasi tersebut agar tahu gambaran tentang penggunaannya.

Dampak Saringan Knalpot Full Terhadap Mesin

Pembahasan pertama adalah dampak positif penggunaan saringan knalpot full terhadap perlindungan mesin sepeda motor. Karena menutup hampir seluruh bagian dalam knalpot, maka partikel berbahaya dari luar tidak akan masuk sampai menuju mesin.

Namun, penggunaan saringan knalpot full juga mampu berdampak negatif terhadap perlindungan mesin. Pasalnya kotoran maupun partikel dari bagian dalam tidak mampu keluar bahkan cenderung menyumbat. Alhasil, pembuangan gas jadi kurang optimal sehingga mempengaruhi kondisi penurunan mesin. Itulah mengapa saringan knalpot full harus rajin dibersihkan.

Dampak Saringan Knalpot Setengah Terhadap Mesin

Pembahasan kedua adalah dampak positif penggunaan saringan knalpot setengah terhadap perlindungan mesin. Karena hanya menutup sebagian bagian dalam knalpot, maka secara otomatis pengeluaran partikel berbahaya jauh lebih lancar sehingga pemulihan kondisi mesin terasa optimal setelah digunakan.

Namun, penggunaan saringan knalpot setengah juga cukup berpengaruh ke performa mesin. Pasalnya tidak semua bagian dalam knalpot tertutup sehingga partikel berbahaya dari luar cenderung mudah masuk menuju mesin.

5. Daya Tahan

Selain beberapa poin di atas, perbedaan kedua jenis saringan knalpot juga terlihat melalui daya tahannya selama digunakan pada suatu unit motor. Versi full dari komponen tersebut cenderung lebih mudah korosif dan juga berkarat karena beberapa bagian dalam knalpot tertutup serta sulit dijangkau ketika dibersihkan.

Sementara saringan knalpot setengah jauh lebih awet karena sirkulasi udaranya berjalan lancar. Kemudian proses pembersihannya juga sangat mudah dilakukan karena setiap sisi dalam knalpot dapat dijangkau dan dibersihkan oleh para pemilik.

6. Harga

Perbedaan kedua versi saringan knalpot juga terlihat melalui harganya di pasaran saat ini. Biasanya, harga saringan full cenderung dijual lebih mahal baik di marketplace online maupun toko sparepart offline. Sebaliknya, saringan knalpot setengah justru dijual murah sehingga mampu menekan anggaran modifikasi.

Melalui data harga di atas, tentu saja Sobat Jaslan bisa menyesuaikan anggaran ketika hendak melakukan pemasangan komponen saringan knalpot. Namun kembali lagi, pilihan penggunaan saringan baik full dan setengah harus disesuaikan kembali dengan kebutuhan.

7. Perawatan

Terakhir, poin perbedaan kedua varian saringan knalpot ditinjau melalui segi perawatannya. Saringan knalpot setengah jauh lebih mudah dilakukan perawatan karena bagian dalamnya tidak tertutup secara penuh. Alhasil, hanya sedikit ditemukan sumbatan kotoran sehingga mudah dibersihkan.

Sebaliknya, perawatan saringan versi full jauh lebih rumit karena hampir setiap bagian dalamnya tertutup. Alhasil, sumbatan kotoran terkadang terkumpul cukup banyak sehingga perlu perhatian khusus ketika dibersihkan. Itulah mengapa Sobat Jaslan harus mempertimbangkannya secara matang.

Setelah tahu tentang beberapa poin perbedaan di atas, tentu Sobat Jaslan sudah dapat memutuskan mana jenis saringan knalpot terbaik. Bahkan persiapan anggarannya juga bisa dilakukan mengingat mahal murahnya harga masing-masing saringan knalpot full dan setengah sudah diketahui.

Mana yang Lebih Baik?

Berdasarkan perbedaan di pembahasan sebelumnya, tentu saja akan timbul pertanyaan tentang mana yang lebih baik. Hal tersebut memang cukup sulit diputuskan oleh para pemilik unit sepeda motor ketika hendak melakukan modifikasi.

Jadi, antara saringan full maupun setengah, mana yang lebih baik? Jawabannya tergantung dari kebutuhan masing-masing pemilik karena preferensi penggunaan motornya saja sudah berbeda. Ada juga beberapa alasan mengapa lebih baik menggunakan saringan knalpot full atau setengah sebagai berikut.

1. Alasan Memilih Saringan Knalpot Full

Sobat Jaslan bisa menggunakan saringan knalpot full ketika berada di kondisi berikut.

  • Sudah mempersiapkan anggaran modifikasi secara optimal.
  • Bersedia merawat saringan knalpot secara berkala.
  • Ingin mendapatkan hasil modifikasi terbaik tanpa harus mengorbankan performa motor.

2. Alasan Memilih Saringan Knalpot Setengah

Sementara itu, Sobat Jaslan juga bisa memilih penggunaan saringan knalpot setengah apabila berada di kondisi berikut.

  • Ingin melakukan modifikasi motor secara efisien.
  • Cenderung menyukai komponen motor yang awet.
  • Bersedia melakukan perawatan mesin secara berkala.

Setidaknya beberapa kondisi di atas dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan ketika hendak memilih jenis saringan knalpot. Oleh sebab itu pastikan untuk mencari tahu terlebih dahulu kondisi anggaran serta kebutuhan melakukan modifikasi.

Namun, daripada repot melakukan modifikasi motor apalagi tujuannya untuk perjalanan jauh, bukankah lebih praktis jika Sobat menggunakan kendaraan umum? Contohnya saja layanan sewa Elf andalan dari Jaslan.co.id yang kerap menjamin keamanan serta kenyamanan penumpangnya sampai tujuan.

Apa yang Terjadi Jika Saringan Knalpot Dilepas?

Eksperimen juga menjadi salah satu hal menarik yang kerap dilakukan oleh para pecinta otomotif. Bahkan tidak jarang kebanyakan pemilik justru lebih memilih memasang knalpot motor tanpa saringan. Aksi tersebut tentu mengundang rasa penasaran jika baru pertama kali mendengar tentang istilah komponennya.

Lantas, apa yang terjadi jika saringan knalpot dilepas? Jika saringan dilepas, maka secara otomatis knalpot akan menimbulkan suara sangat keras dan bising sampai ke taraf mengganggu. Pasalnya fungsi saringan knalpot sendiri adalah meredam hasil ledakan dari ruang pembakaran.

Kesimpulan

Berdasarkan beberapa poin pembahasan mengenai perbedaan saringan knalpot full dan setengah tadi, tentunya Sobat Jaslan jadi tahu dampak penggunaannya terhadap masing-masing unit sepeda motor. Dengan demikian, keputusan dalam melakukan perawatan maupun modifikasi akan jauh lebih bijak.

Sekian pembahasan dari www.jaslan.co.id seputar perbedaan antara dua jenis saringan knalpot mulai dari suara, efektivitas penyaringan, harga, hingga alasan pemilihannya. Semoga informasi tadi dapat bermanfaat dan menambah wawasan seluruh pecinta otomotif dimanapun berada.

Sumber Gambar: Admin Jaslan.co.id, Youtube Channel @DC56 Kediri Exhause, Shopee.co.id

Editor: Ari Prasetyo.

Bagikan:

Amrizal Tanjung Cemerlang

Salah satu penulis di Jaslan.co.id yang hobi menceritakan pengalamannya dalam dunia travelling dan pengetahuan seputar dunia transportasi ke dalam sebuah tulisan.

Tinggalkan komentar